Dinas Psikologi Angkatan Udara
(DISPSIAU) bermula dari jawatan kesehatan yang bernaung pada TNI AD, hingga
berkembang seperti sekarang ini. Beberapa hal yang membuat DISPSIAU berdiri adalah:
1.
Titik tolak dari
adanya kebutuhan akan adanya dukungan psikologi dalam operasi penerbangan.
2.
Kebutuhan
tersebut sementara waktu didapatkan dari TNI AD.
Untuk
lebih mengenali sejarah dari DISPSIAU, perlu kita ketahui bahwa hari jadi
DISPSIAU adalah pada tanggal 1 Agustus 1951. Pada beberapa waktu tertentu,
DISPSIAU mengalami 2x jawatan Psikologi.
a.
SUBDIS DISPSIAU
DISPSIAU memiliki bebrapa bagian yang dapat
menunjang organisasi tersebut. Diantaranya adalah:
1.
Subdis Psikologi Penerbangan
Subdis
Psikologi penerbangan memiliki beberapa bagian, yaitu:
·
Sie. Selklasev
PKMU
Ø Subsi Selklas PKMU
Ø Subsi EvlPsi PKMU
·
Sie. DukPsi PKMU
Adapun tugas-tugas yang dikerjakan
Subdis Psikologi Penerbangan adalah:
I.
Mengadakan
seleksi calon-calon penerbang, khususnya lulusan akademi. Materi yang diujikan
salah satunya adalah Psychomotor
Coordinator.
II.
Conseling, Splitting & Training = hal tersebut dilakukan saat masih berada di
sekolah penerbangan.
III.
Uji Human Factors
Terdiri
atas: PPKPU (Penyelidikan Pada Kecelakaan Pesawat Udara), dan Penelitian &
Pengembangan.
IV.
Flying Psychologist
Dilakukan
pada satuan operasi yang dijadwalkan. Hal-hal yang dilakukan pada flying psychologist adalah ceramah, conseling & training.
2.
Subdis Psikologi Personil
Bagian
ini memiliki tugas-tugas seperti berikut:
I.
Flying Psychologist
II.
Penelitian Tes
Kecerdasan Emosi kepada Anggota TNI AU & Calon Taruna AU
III.
Seleksi dengan
dibawah koordinasi MABES TNI
Ø PA, PK, TNI dilakukan untuk DIII & S1
Ø PA, BEA SISWA untuk S1 & S2
IV.
Penjurusan,
diantara untuk ditempatkan pada Paskhas, POM, Intel, dan ADC
V.
Konsultasi
terhadap keluarga, minat bakat, dan anggota rujukan yang mengalami gangguan
psikologis & setres kerja
3.
Subdis Psikologi Pendidikan
Bagian
ini memiliki tugas-tugas seperti berikut:
I.
Melaksanakan
Psikologi Pendidikan berupa dukungan psikologi pada lingkungan sekitar
II.
Seleksi,
klasifikasi & evaluasi pada siswa
Ø Pendidikan Pengembangan Umum
Ø Pendidikan Pembentukan (pada Bintara dan Perwira)
III.
Melaksanakan
pemerikasaan untuk pembantu atase pertahanan
IV.
Melaksanakan Outbound Training / Field Test
V.
Pelatihan
pengembangan management
Dukungan
yang dilakukan oleh subdis ini adalah berupa konsultasi, mengajar. Kemudian,
hasil diberikan kepada para Instruktur agar digunakan menjadi pedoman.
4.
Lab. Psikologi Penerbangan
Lab.
Psikologi Penerbangan berdiri dan diresmikan pada tanggal 8 April 2006, dan
laboratorium ini digunakan untuk pemanfaatan IT dalam bidang Psikologi.
Instrumen lama yang pernah digunakan dalam laboratorium ini adalah TAK, TPHU,
TRD, TPK, dan TGR.
Fasilitas
yang terdapat pada laboratorim tersebut adalah:
o 3 kelas Ruang Komputer
o 2 Kelas Ruang Test Paper & Pencil yang
berkapasitas 40 orang dan 12 orang
o 1 Ruang CCTV
o 5 Ruang Diskusi, yang digunakan untuk melaksanakan Assessment Centre
o 7 Ruang Wawancara
CAT (Computer
Assisted Tests)
CAT merupakan alat tes psikologi modern
yang dimiliki DISPSIAU yang diimpor langsung dari Jerman pada tahun 2006. Alat
ini digunakan untuk menyeleksi petugas khusus matra udara (PKMU). Jenis CAT
yang dimiliki DISPSIAU adalah jenis CAT-4 DLR yang memiliki fungsi untuk
menyeleksi CABA TNI AU (2006-sekarang), bagi calon siswa-siswa penerbang sipil,
dan pemeriksaan psikologi berkala.
BUDAYA KERJA
Budaya kerja yang dimiliki DISPSIAU
berdasarkan pada budaya hierarki. Umumnya, mengikuti style militer, dengan berprinsip pada SAPTAMARGA, SUMPAH PRAJURIT,
dan Perintah Harian Kasau.
Pada organisasi ini, kental sekali
dengan disiplin, Penerapannya dapat dilihat ketika:
Ø Apel pagi, siang, dan sore
Ø Selalu memberikan salah dan memberikan hormat ketika
bertemu dengan senior
Ø Profesional & bertanggungjawab